Diam adalah Emas
Saat Anda tidak memiliki kata-kata yang perlu dibicarakan, berdiamlah. Sangatlah mudah untuk mengetahui kapan waktu untuk berbicara. Namun, dibutuhkan kebijaksanaan untuk tahu kapan waktunya harus diam.
Salah satu fungsi bibir adalah untuk dikatupkan. Anda tidak dapat mendengar dengan jelas saat lidah Anda berkata-kata. Diamlah untuk menjernihkan pandangan Anda. Orang yang mampu untuk tetap diam di tengah keinginan untuk berbicara akan mampu menemukan kesadaran diri.
Sekali Anda membuka mulut, Anda akan menemukan banyak kalimat meluncur tanpa disadari. Mungkin sebagian dari kata-kata tersebut tidak Anda kehendaki untuk diucapkan. Sering kali orang tergelincir oleh kerikil kecil, bukan oleh sebuah batu besar.
Butiran mutiara yang indah hanya dapat tercipta bila kerang mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Sekali ia membuka lebar-lebar cangkangnya, maka pasir dan kotoran laut akan segera memenuhi mulutnya.
Kebijaksanaan sering kali tersimpan rapat oleh karena diamnya orang-orang yang bijak. Untuk itu, Anda perlu berusaha untuk membukanya dengan sekuat tenaga. Bukankah pepatah mengatakan bahwa “diam adalah emas.”~ Anonim
Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam. ~ Amsal 10 : 14
Source: ecomapostle.com

No comments:
Post a Comment